Rabu, 13 April 2022

IP ADDRESS

Apa Itu IP Address? Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

1.   Pengertian IP address

IP Address adalah serangkaian angka yang menjadi identitas perangkat yang terhubung ke internet atau infrastruktur jaringan lainnya. Fungsinya seperti nomor rumah pada alamat, yaitu untuk memastikan agar data dikirimkan ke perangkat yang tepat.

IP Address ( Internet Protocol Address) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi Ipv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP. IP Address tersebut memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router, atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.

2.  Sejarah IP Address

Alamat IP awalnya ditetapkan sebagai nomor 32-bit, yang sekarang   dinamakan Internet Protocol Version 4 (IPV4), dan masih digunakan saat ini. Namun, karena pertumbuhan yang besar dari internet dan penipisan yang dihasilkan dari ruang alamat terciptalah Internet Protocol Version 6 (IPV6), menggunakan 128 bit untuk alamat.

3.   Fungsi dari IP address

  • Digunakan sebagai  alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan
  • Digunakan sebagai alamat lokasi jaringan

4. Jenis-jenis IP address

Berdasarkan luas cakupannya, alamat IP dibagi menjadi dua jenis, IP Publik dan IP Privat. Cakupan yang dimaksud di sini adalah seberapa luas cakupan penggunaan alamat IP tersebut dalam sebuah jaringan. Berikut penjelasannya.

IP Publik

Jenis IP Publik menghubungkanmu dengan jaringan internet secara global. Cakupannya sangat luas dan digunakan oleh segala perangkat yang dipergunakan untuk umum. Pengguna IP Publik dapat mengakses internet karena jenis alamat IP inilah yang menghubungkan perangkat ke jaringan internet.

Pengguna internet mendapatkan IP Publik melalui provider internet atau ISP (Internet Service Provider) yang digunakan.

IP Privat

Berkebalikan dengan IP Publik, IP Privat digunakan hanya untuk jaringan lokal. IP Privat biasanya digunakan untuk sistem jaringan lokal (LAN) seperti misalnya yang digunakan di perkantoran, hotel, dan lain-lain.

Di setiap jaringan lokal, tiap perangkat yang tetap mempunyai alamat IP Privat tersendiri. Alamat IP Privat ini memungkinkan setiap perangkat dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya dalam lingkup lokal.

IP Dinamis

Sesuai dengan namanya, IP Dinamis dapat berubah sewaktu-waktu. Hal tersebut terjadi karena jumlah alamat IP yang kian menipis, maka penggunaannya pun bergantian. Jenis IP Dinamis biasanya digunakan untuk umum.

Penyedia layanan internet (ISP) yang bertanggung jawab untuk mengatur alokasi pemberian alamat IP ke pelanggannya. Maka dari itu, alamat IP penggunanya dapat berubah sewaktu-waktu. Melakukan restart perangkat atau router internet juga dapat menyebabkan berubahnya alamat IP.

IP Statis

Berbeda dengan IP Dinamis, IP Statis tidak akan berubah-ubah. Penggunanya melakukan pemesanan khusus terhadap alamat IP kepada ISP dengan membayar sejumlah biaya.

IP Statis biasanya digunakan oleh penyedia server, web hosting, ataupun lembaga penting yang sangat bergantung pada layanannya.ISP akan memberikan alamat IP Statis kepada pelanggan yang melakukan reservasi dan memastikan alamat IP tidak akan berubah.

Shared IP

Shared IP merupakan jenis alamat IP yang digunakan oleh beberapa domain/situs dalam satu server yang sama. Alamat IP jenis ini biasanya dipakai pada layanan shared hosting.

Dedicated IP

Jika Shared IP digunakan bersama-sama oleh beberapa domain dalam satu server, berbeda halnya dengan Dedicated IP. Jenis alamat IP Dedicated hanya digunakan oleh satu domain.

Alamat IP jenis ini hanya dimiliki oleh satu domain/situs saja. Dengan menggunakan Dedicated IP, reputasi domain pengguna tidak terpengaruhi oleh domain lainnya. Dedicated IP umumnya digunakan oleh pengguna cloud VPS hosting dan pengguna dedicated hosting.

5. Versi IP Address

Saat ini sudah ada lebih dari satu miliar website di dunia maya. Ditambah lagi, jumlah perangkat yang terhubung dengan internet pastinya lebih banyak dari itu. Oleh karenanya, kini ada dua versi IP address yang digunakan, yaitu IPv4 dan IPv6.

IPv4

Inilah versi IP address yang telah dipakai sejak internet mulai dimanfaatkan secara komersial. Selain itu, versi inilah yang paling banyak digunakan. Kemungkinan besar saat ini Anda sedang memakainya juga.

Sebuah alamat IPv4 memiliki panjang angka 32 bit dan terdiri dari empat kumpulan angka yang dipisahkan oleh titik. Masing-masing kumpulan angka tersebut adalah representasi desimal dari delapan digit (bit) angka biner.

Satu baris yang terdiri dari delapan angka biner tersebut juga disebut oktet. Setiap oktet bernilai maksimal 255. Karenanya, alamat IPv4 memiliki rentang dari 0.0.0.0 sampai 255.255.255.255. Dengan rentang tersebut, IPv4 dapat menampung hampir 4,3 miliar IP address.

Agar anda dapat mengilustrasikan penjelasan tersebut, berikut adalah beberapa contoh alamat IPv4:

  • 172.16.254.1
  • 172.146.80.100
  • 192.168.1.3
  • 172.16.254.1

IPv6

Versi IP address ini belum digunakan secara luas, tetapi diciptakan karena kapasitas IPv4 yang kian menipis. IPv6 memiliki panjang angka 128 bit dan terdiri dari delapan kumpulan angka dan huruf yang dipisahkan oleh titik dua. Masing-masing kumpulan tersebut merupakan representasi desimal dari 16 angka biner.

Oleh karena banyaknya kemungkinan kombinasi angka dan huruf yang ada, IPv6 dapat menampung 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat. Dengan ini, pastinya dunia tidak akan kekurangan IP address untuk waktu yang cukup lama.

Salah satu contoh alamat IPv6 adalah 2001:cdba:0000:0000:0000:0000:3257:9652. Namun, kumpulan yang hanya terdiri dari angka nol biasanya tidak ditulis agar praktis. Lalu, bagian yang dihilangkan ditunjukkan dengan adanya dua tanda titik dua seperti berikut: 2001:cdba::3257:9652.

6. Kelas IP Address

IP address IPv4 juga dibagi menjadi beberapa kelas. Masing-masing memiliki rentang angka serta jumlah maksimal alamat IP dan jaringan:

  • Kelas A
    Rentang angka : 0.0.0.0 – 127.255.255.255
    Jumlah maksimal alamat IP : 16.777.216
    Jumlah maksimal jaringan : 128
  • Kelas B
    Rentang angka : 128.0.0.0 – 191.255.255.255
    Jumlah maksimal alamat IP : 1.048.576
    Jumlah maksimal jaringan : 16.384
  • Kelas C
    Rentang angka : 192.0.0.0 – 223.255.255.255
    Jumlah maksimal alamat IP : 65.536
    Jumlah maksimal jaringan : 2.097.152
  • Kelas D
    Rentang angka : 224.0.0.0 – 239.255.255.255
    Jumlah maksimal alamat IP : tidak didefinisikan
    Jumlah maksimal jaringan : tidak didefinisikan
  • Kelas E
    Rentang angka : 140.0.0.0 – 255.255.255.255
    Jumlah maksimal alamat IP : tidak didefinisikan
    Jumlah maksimal jaringan : tidak didefinisikan

7. Penutup / Kesimpulan

IP address adalah sebaris angka yang digunakan oleh semua perangkat komputasi untuk berhubungan melalui internet.

Ada dua versi alamat IP, yaitu IPv4 yang telah digunakan sejak masa awal internet dan IPv6 yang baru-baru ini diciptakan untuk menutup kekurangan kuota IP address. Di samping itu, alamat IP juga dibedakan menjadi beberapa jenis dan kelas.

IP address dapat dimanfaatkan untuk melakukan koneksi remote dengan device lain dan server. Apabila ingin tahu IP address yang Anda gunakan untuk alasan di atas, Anda dapat membaca panduan melihat IP address di komputer dan perangkat Android. 

 

 SUMBER REFERENSI :

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IP ADDRESS

Apa Itu IP Address? Pengertian, Jenis, dan Fungsinya 1.    Pengertian IP address IP Address adalah serangkaian angka yang menjadi identita...